Jumat, 26 November 2010

dunia sepakbola


Wenger Minta Madrid Jujur

Jum'at, 26 November 2010 - 11:54 wib
Rejdo Prahananda - Okezone

Foto: Arsene Wenger (Daylife)

LONDON – Dua kartu merah yang didapat Xabi Alonso dan Sergio Ramos saat Real Madrid berhadapan dengan Ajax Amsterdam memicu banyak perhatian. Banyak yang menilai, kartu merah yang diterima dua bintang Madrid itu merupakan konspirasi dari Jose Mourinho untuk melindungi anak asuhnya dari hukuman.

Diketahui, baik Alonso dan Ramos sama-sama telah mengkoleksi satu kartu kuning dan terancam tidak bisa bermain di putaran 16 besar. Namun kartu merah yang diberikan wasit di laga lawan Ajax membuat membuat keduanya terbebas dari hukuman akumulasi kartu saat melakoni babak knock-out.

Berkaca dari perkara tersebut, Arsene Wenger yang terkenal vokal mengomentari dinamika sepakbola, mengaku prihatian dengan perkara tersebut bila terbukti ada konspirasi antara wasit, Madrid dan Mourinho.

“Kami tidak pernah memikirkan kejadian ini sebelumnya. Sebaiknya, anda harus jujur tentang masalah itu,” ucap Wenger di Football365 (Jum’at 26/11/10).

“Saat melihat tayangan ulangnya di televisi, saya harus mengatakan kita harus tanggap atas persoalan ini dan berpikir, ‘jangan pernah melakukannya lagi’ Apapun alasannya, meski itu instruksi pelatih atau keinginan diri sendiri,” tegas Wenger.

“Sayang sekali persoalan ini menimpa klub besar. Mungkin, Anda bisa menyebutnya ini keinginan anda sendiri, tapi masalah ini tidak diharapkan dalam sepakbola. Karena penonton ingin melihat pertandingan dan tidak ingin melihat hal lain di luar sepakbola,” tutupnya.
(fmh)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selamat Datang Di OKTRI BLOG

Selamat datang di Blog saya, semoga saja kalian bisa mendapatkan apa yang kalian butuhkan diblog saya ini. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog saya,apabila berkenan silahkan berkomentar dan follow blog saya,mari kita saling berbagi ilmu tentang apa saja...

Sekilas tentang penulis

Nama saya Oktri darmadi,saya seorang Mahsiswa S1 Teknik Informatika Di IBI DARMAJAYA Bandar Lampung.

Oktri